Langsung ke konten utama

Tentang Kerinduan

Orang-orang bilang perpisahan dan pertemuan hanya merupakan masalah sudut pandang. Bila kita berada di pangkal, maka dilihat sebagai pertemuan. Namun bila kita melihat dari ujung, maka ia disebut perpisahan. Jadi tidak ada yang salah dari perpisahan, karena sesungguhnya perpisahan adalah pertemuan itu sendiri dalam paradox yang berbeda.
Harusnya begitu, namun kenapa perpisahan selalu menimbulkan dimensi yang lebih melankolis. Selalu ada haru disana. Mungkin perubahan sudut pandang yang mereka bilang itu tak ubahnya dua kutub yang sangat bertolak belakang.
Entahlah...yang jelas perpisahan menghasilkan sebuah sensasi yang luar biasa. Sensasi itu begitu meletup-letup dan baru menghilang ketika kau kembali berdiri dipangkal, kau sebut lagi pertemuan. Itulah yang disebut rindu.
Apa arti rindu bagimu? Bagiku rindu adalah suatu penantian, rindu merupakan kesetiaan, ia adalah wujud afeksi dan kasih sayang. Karenanya aku percaya bahwa pertemuan dan perpisahan adalah sama.
Mungkin benar yang dikatakan orang-orang, pertemuan dan perpisahan hanya merupakan masalah perbedaan sudsamaut pandang. Dan kerinduan adalah benang merah yang menghubungkan keduanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia

Indonesia itu ga jelek. Tapi emang ga sesempurna yang ceritakan ke kita   di buku pelajaran. Turis yang datang ke Indonesia pasti bilang, Indonesia is rich country but POORLY MANAGE. Saya begitu setuju dengan penggalan kata tersebut. Sebenarnya kita itu tidak mau turun tangan untuk ngeberesin Indonesia. Pemerintah aja yang kita suruh. Karena kita pikir itu kerjaan mereka. Padahal itu tanggung jawab kita juga. Indonesia itu ga sempurna tapi layak diperjuangkan. Kita ga tau rencana kita ke depan apa, tapi yang jelas lu dan gue yang bangun Indonesia pake tangan kita sendiri, kita yang memakmurkan negeri kita yang menjadikan negeri kita mandiri. 

Si Budi Kecil

…Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepal… Lirik lagu milik Iwan Fals ini sering sekali terimajinasi oleh saya, dari suara vokal dan gitar yang dibawakan oleh Iwan Fals, atau pun dari suara teman-teman saya ketika bernyanyi bersama, dengan seadanya. Mulanya saya kira lagu ini berjudul ‘Anak Sekecil Itu’, maklum saja saya tak pernah mendengarnya melalui versi lengkap yang dinyanyikan Iwan Fals. Ternyata lagu ini berjudul ‘Sore Tugu Pancoran’. Tiap kali mendengar lagu ini, ada satu perasaan yang hadir menyelimuti hati saya, yaitu tragis. Kenapa? Karena lagu ini berkisah tentang anak kecil bernama Budi yang harus bekerja sebagai penjual koran sore di kawasan Pancoran, kalau tidak salah ini di kawasan Jakarta Selatan. Ia melakukannya demi tetap dapat bersekolah dan mengenyam pendidikan untuk menggapai cita-cita. Ironis sekali Iwan Fals me...