Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2011

Menulis

Menulis itu bagaikan memulung kata. Kita seperti berjalan-jalan di sebuah taman. Melihat kata kaleng berserakan; kita pungut. Menyaksikan kata kupu-kupu berterbangan; kita pungut. Merasakan kata lembutnya rumput; kita pun pungut. Dan masih banyak kata, yang ada di taman itu kita kumpulkan. Semuanya bertumpuk dalam otak. Beberapa, dalam sebuah catatan kecil.  Lantas, kita pilah kata-kata yang tepat guna. Kata-kata yang sesuai dengan ide di benak kita. Kata-kata yang bisa menggambarkan emosi dan perasaan. Kita pilah semuanya. Kita kelompokkan dalam klasifikasi-klasifikasi tertentu. Kata “kaleng” untuk menegaskan arti “pencemaran”, kata “kupu-kupu” untuk menggambarkan “indah,” kata “rumput” untuk menunjukkan “taman,” dan sebagainya. Lalu kita menyusunnya dalam sebuah kalimat. Kalimat-kalimat itu lantas kita hubung-hubungkan, menjadi sebuah paragraf. Akhirnya menjadi sebuah cerita atau karangan.  Dengan karangan, kita bisa bertukar pikiran, perasaan dan pengalaman. Manus

Narasi nasi

Bapak saya petani, Emak saya koki. Bapak selalu berhasil mendapatkan hasil bumi yang melimpah. Emak selalu berhasil mengolahnya menjadi masakan yang menggoyang lidah. Beras adalah hasil bumi utama yang dihasilkan Bapak selama bekerja di sawah. Emak selalu berhasil mengolahnya menjadi bermacam-macam nasi yang mampu memaksa saya terus-terusan nambah. Karenanya, dalam kamus keluarga saya, tidak ... ada istilah makan di luar rumah. Sejauh yang saya ingat, ada tiga jenis nasi buatan Emak yang enaknya tak tertandingi. 3. Nasi Goreng ala Emak Bumbunya hanya bawang merah, cabe rawit, dan garam. Emak tidak pernah menambahkan kecap, saus, atau bumbu nasi goreng lainnya. Ia tidak suka nasi goreng yang berwarna. Menurutnya, nasi ya nasi. Meskipun sudah digoreng, warnanya ya harus warna nasi. Ia memang idealis. Untuk urusan nasi goreng sekalipun, ia punya prinsip. 2. Nasi Liwet ala Emak Nasi ini ditanak dalam wajan istimewa bernama kastrol. Beras dimasukkan ke dalam ka

Bau Pagi Ini

Masih kurasakan bau tanah terguyur hujan semalam.... hingga pagi kudapati segar rumput disinggahi embun... bertemu denganmu adalah sama dengan berpisahnya denganmu, dua-duanya merupakan anugerah...

Dahlan Iskak : Dua Tangis dan Ribuan Tawa

Siang ini selepas shalat Jum'at saya bersantai tiduran di sofa ruang tamu rumah. Seperti biasa dikala waktu santai seperti ini saya berjelajah di dunia maya, salah satunya pesbuk. Mulailah saya menjelajah di pesbuk dan salah satunya yaitu menjelajah satu persatu pesbuk para Pengajar Muda I Indonesia Mengajar. selain status-status mereka yg saya baca, saya pun membaca tulisan-tulisan mereka dan salah satu tulisan yang ada di Beranda profil Mbak Ginar Santika Niwanputri yang bertugas di Lampung tepatnya di Manggala saya baca. Tapi kali ini yg saya baca ternyata tulisan milik "Rinaldi Munir" yg oleh mbak Gina di tandai di beranda profilnya. Tulisan ini bisa menjadi contoh buat kita semua. Ok, langsung deh dibaca yah... Dahlan Iskan lagi ngetop. Membaca tulisan2nya seperti di bawah ini, alangkah baiknya kalau semua pemimpin bisa seperti ini, low profile, jadi teladan bagi bawahan dan demokratis. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Minggu lalu genap enam bul

Taare Zameen Par

Malam ini baru saja saya selesai menonton film India. Film ini sangat menginspirasi dan meninggalkan haru buat saya sekaligus mungkin sebagai bahan referensi saya sebagai seorang pendidik. “Taare Zameen Par” inilah judul film yang sangat menginspirasi itu. Sebenarnya sudah lama saya mencari film ini Cuma baru kemarin saya mendapatkan film ini dari seseorang. Ok, saya akan sedikit me-review tentang film ini… Film ini menceritakan seorang anak bernama Ishaan Nandkishore Awasthi . Dia adalah seorang anak berusia sembilan tahun yang tidak menyukai sekolah. Setiap pelajaran dirasakan sulit baginya dan ia terus-menerus gagal ujian. Guru dan teman sekelasnya menjadikan Ishaan sebagai bahan penghinaan. Di sisi lain, Ishaan memunyai dunia yang penuh keajaiban yaitu negeri ajaib penuh dengan warna dan binatang animasi. Seni, meskipun tidak ada yang menyadari hal ini pada awalnya. Kondisi di rumah, Ayahnya, Nandkishore Awasthi , adalah seorang eksekutif sibuk yang sukses dan menghar

Menjadi Steve Jobs

Menjadi seorang pemenang di dunia ini? Siapa yang tidak mau? Pada tulisan kali ini saya akan mencoba melihat bagaimana salah seorang intelektual abad 21, Steve Jobs dapat menjadi seorang pemenang. Siapa yang tidak kenal Steve Jobs? Penemuan-penemuan yang luar biasa seperti Ipod, Imac, Iphone, hingga Ipad yang terakhir. Apa yang membuat Steve Jobs berkarakter menjadi seorang pemenang? saya rasa ... ‘Iwin’ tepat disampaikan kepada beliau. Salah satu quote terkenal yang pernah diucapkan oleh Steve Jobs, yaitu : “Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do. If you haven’t found it yet, keep looking. Don’t settle. As with all matters of the heart, you’ll know when you find it.” -Stanford University commencement speech, 2005 Love what you do, once you had reach it you can move mountains..Begitulah kurang lebih gambaran m

IN - DO - NE - SIA

Indonesia pasca reformasi, sama seperti United Kingdom pasca perang saudara (civil war) di tahun 1600-an. Penguasa semena-mena, sementara orang sehat dan orang sakit jiwa sama-sama bisa bicara, hingga pada akhirnya masyarakat kehilangan figur keteladanan, dan Indonesia kita terjerembab pada skeptisisme massal. Saat itu UK memerlukan orang kuat seperti Oliver Cromwell. Jika dulu Cromwell menjadi Lord of Protector UK, maka mahasiswa dan kaum muda kini seharusnya menjadi Lorf of Protector Indonesia dengan ilmu dan integritas yang dimilikinya. Indonesia membutuhkan generasi muda yang: (1) Moderat – (2) Spesialis – (3) Inspiratif

Jangan (Biarkan Mereka) Takut Bermimpi

Minggu kemarin, saya diberi kepercayaan penuh oleh rekan-rekan saya untuk menentukan judul dan bahan untuk presentasi di SMA tentang Pendidikan. Ada hal menarik sekaligus memprihatinkan yang saya temukan ketika presentasi itu. Materi yang waktu itu saya sampaikan adalah ” Menata Hidup dan Merancang Masa Depan”, inspirasi ini saya dapatkan setelah membaca buku Marwah Daud Ibrahim. ... Bukunya sederhana tapi luar biasa ! Apa saja yang saya temukan? Pertama, dari 30 siswa. Ketika saya minta mereka untuk menuliskan 5 kelebihan dan 5 kekurangan mereka masing-masing, banyak yang tidak dapat menyelesaikan permintaan saya. Ada beberapa alasan yang mereka sampaikan, yaitu ; kita tidak bisa menilai diri kita sendiri, nggak pernah kepikiran hal yang begini, bingung mau nulis apa, bahkan ada yang beralasan ” saya nggak punya kelebihan ” … dug…dugg…duggg..jantung saya berdebar kencang ! Perih sekali rasanya mendengar ini tapi inilah kenyataan. Saya mencoba berpikir lebih lua

Miss You Guys.....!!!!!!

“Kenny G with Waiting for you” Banyak hal yang saya rasakan ketika mendengar lagu yang satu ini, apalagi di dengar saat malam seperti ini feel -nya kuat banget ngarasain sesuatunya… Sesuatu?? Yah suasana yang terbangun atau suasana yang dirasakan saya ketika mendengarkan lagu ini. Sebenarnya bukan hanya lagu ini saja yang saya suka dari suara saxophone -nya Kenny G, hampir semua lagu yg dibawakan oleh saxophone -nya, saya suka. Tapi entah saat ini kuat banget suasana itu, suasana 5 bulan yg lalu. Dimana 5 bulan yg lalu saya pertama kali naksir cewek saya, dan lagu inilah yg selalu menemani suasana melankolia saya ketika merindukan sosoknya… Dan 5 bulan yang lalu pun saya selalu terperangkap hujan dengan teman-teman satu tim futsal saya saat akan menuju tempat latihan. Kerinduan saya kepada teman-teman (tim futsal) saya sebenarnya sudah saya rasakan dari kemarin pagi. Saat itu saya berada dalam kelas kampus, karena sedang menunggu dosen akhirnya saya bersama teman satu

Anak Pedalaman

Memang,manusia tidak ada yang sempurna kecuali penciptanya sendiri yang sempurna. Semua manusia mengaku bahwa dirinya adalah orang paling cantik,ganteng dan lain sebagainya dan ada juga yang mengaku bahwa dia adalah makhluk paling sempurna. Janganlah berkata seperti itu,karena manusia dibumi hanya merusak dan merecohkan bumi saja . Dimata Allah anak pedalaman itu sama dengan orang kota/orang luar Negeri-lah.. Pokoknya manusia itu diciptakan oleh Allah dengan sempurna.. Banyak orang tua yang tinggalnya di Kota menyuruh guru datang ke rumah untuk anak – anaknya sendiri biar anak mereka pintar. Mereka bayar jutaan pun berani .Tapi pemerintah dan Presiden tidak pernah mengerti tentang masalah kepedidikan di pedalaman. Bagaimana nasib anak pedalaman, mereka tidak punya sekolah biasa apalagi sekolah favorit yang harganya jutaan. Mereka sekolah tapi tempatnya pun seperti yang tidak mampu untuk kita bayangkan.Mereka selalu bersemangat walaupun sekolah mereka seperti gubuk dan m

Semangat Anak Indonesia

Hai....namaku Shellomitha atau bisa juga dipanggil dengan sebutan Eza. Aku siswa kelas 5 Sekolah Dasar SDN Lojikobong 2. Aku hobi menulis.Teman – teman aku punya tulisan yang bisa menyedihkan Hatiku dan hati semuanya.Lihat saja yach!!!!!!..... Hatiku sedih bila anak - anak Indonesia tidak bisa sekolah. Aku disini les dengan kakak yang masih kuliah. Aku sedih melihat teman – temanku ingin belajar tapi Gurunya tidak ada. Kadang – kadang kalo gurunya ada keperluan gurunya paling sedikit ada 2. Yang paling menyedihkan hatiku adalah jika ada guru yang membawa buku, teman-temanku langsung menyerbu Buku – buku itu untuk dibaca. Tapi walaupun buku – buku itu sudah lama kami Baca, tapi kami tidak pernah bosan untuk membacanya. Padahal kami ingin sekali mempunyai Buku yang baru. Tapi ya...harus berbuat apalagi bukunya cuma segitu. Jika mungkin ada orang yang ingin menyumbangkan buku pada kami, kami pasti akan mendo’akan orang yang memberikan Buku itu. Memang, yang ada di Dunia in