Langsung ke konten utama

Masa Dimana Kalian Ada

Masih terbayang begitu bangganya saya ketika tadi pagi mem-presentasikan tentang materi pendidikan dan pengenalan Indonesia Mengajar di depan dosen dan teman-teman saya. Dengan begitu tersenyum lebarnya saya ketika dosen memuji tentang materi saya ini. Ada hal lain yang bisa membuat saya bangga selain itu yaitu saya bangga bisa mengenalkan murid-murid saya ke dosen dengan segala semangat belajar luar biasa yang dimiliki oleh mereka.

Presentasi ini ternyata membawa saya kepada kenangan-kenangan bersama murid-murid saya kelas 6 yang sekarang telah meneruskan perjuangan mereka ke jenjang SMP. Saya merindukan semangat-semangat belajar mereka yang luar biasa. Semangat yang membawa mereka bisa meraih segalnya dan kelak mengenangnya ketika bisa berbagi dengan adik-adiknya.


Saya masih ingat ketika mereka selalu menjemput saya ke rumah ketika telat untuk mengajar, masih ingat ketika mereka menangis ketika gurunya tidak mengajar, masih ingat ketika mereka tidak mau diliburkan belajar setelah UN dan masih ingat ketika mereka menangis bersama di kelas ketika membacakan surat yang saya tuliskan untuk mereka sehari sebelum mereka UAS. Mereka begitu ingin terbang dengan mimpi-mimpi mereka yang penuh harapan.

Andai mereka tau tentang tulisan ini tentang betapa rindunya saya kepada mereka. Semoga semangat dan mimpi-mimpi yang mereka miliki selalu terjaga dan bisa menular kepada adik-adik kelasnya hingga kelak mereka bisa menularkan semangat optimis mereka ini kepada semua orang untuk terus bermimpi meski dengan segala kekurangan yang mereka miliki….

Komentar

Postingan populer dari blog ini

I LOVE YOU

Suatu hari sepulang sekolah ketika kami masih duduk di sekolah dasar, Anne, adik perempuanku satu-satunya, berlari-lari menghampiriku. "Kak, aku mau ke perpustakaan kota, tapi aku nggak punya kartu anggotanya." Aku yang tahu betul si kecil Anne-ku tak terlalu suka membaca buku, heran. "Kamu mau pinjam buku apa? Kenapa nggak pinjam buku di perpustakaan sekolah saja?" Anne menggeleng. Tangannya memilin-milin ujung rok dengan gelisah. "Umm, di perpustakaan sekolah bukunya nggak ada sih, Kak." "Buku apa sih? Kakak punya kartunya kok. Ayo Kakak antar," ujarku. Dan kami berdua pun berjalan kaki menuju perpustakaan kota yang tak jauh letaknya dari rumah dan sekolah kami waktu itu. Sesampainya di depan perpustakaan kota, Anne langsung menghambur menuju ke rak-rak berisi buku-buku yang sangat besar. Aku menunggunya sambil membaca majalah. Ia kembali dengan menggotong buku sangat tebal berjudul "Bahasa Isyarat Untuk Pemula". "Ad...

Lari Pagi With Future Leaders

Pagi ini adalah pagi yang penuh keceriaan bagi saya dan  beberapa murid-murid saya dan guru mereka. Selama ini saya melakukan lari pagi sendirian, kalaupun tidak sendirian paling bareng teman, itupun kalo ada yang ngajak  tapi pagi ini saya bersama murid-murid saya meskipun tidak jauh jarak yang di tempuh tapi cukuplah buat membuka semangat baru di pagi ini. Awalnya beberapa anak dan guru mereka sudah berkumpul di depan rumah saya dan mereka mengajak lari pagi bersama, karena saya baru tidur setelah semalam begadang nonton bola saya pun menyuruh mereka untuk berlari duluan. Pada awalnya para guru mengajak murid-murid untuk lari pagi di hari minggu dan mereka menempuh jarak dekat-dekat saja, tiga sampai lima km tergantung jarak rumah mereka. Tetapi hari ini, kami berjanji untuk bangun pagi-pagi sekali dan lari pagi dari Desa Lojikobong sampai  ke Desa Kodasari yang jalannya sekitar 3 km dari rumah saya, bolak-balik berarti sekitar 6km. Saya mul...

I'll Love You For a Thousand years more

"..... I have loved for you a thousand years, I'll love you for a thousand years more...." Pasti kalian tau sebuah penggalan lirik diatas? Yupz, itu lirik dari lagunya Cristina Perri with A Thousand Years. Sebuah soundtrack dari film Breaking Down. Saat ini teman saya memutarkan lagu ini dari laptop yg saya pinjam untum mengetik materi pelajaran untuk saya mengajar hari ini, dan saya langsung suka apalagi mendengar teman saya bercerita tentang isi dari lirik lagu ini. Sepertinya Cristina Perri membawakan lagu ini memiliki makna yang mendalam, apalagi untuk orang-orang yg terwakili hatinya. Terwakili hatinya? Yupz, saya rasa lagu ini sangat tepat mewakili hati saya saat nanti saya bersama murid saya mendengarkan lagu ini disaat perpisahan nanti sambil saya berucap ".... I'll love you for a thousand years more...." Masa tugas saya bersama ke-sembilan teman saya lainnya akan berakhir sekitar 28 hari lagi atau tepatnya sampai tanggal 31 Oktober 2012...