Langsung ke konten utama

Motivasi Dari Sahabat

Perjalanan ini bagaikan pertandingan yang tiada kita ketahui kapan garis finisnya. Yang kita ketahui hanyalah kehidupan ini akan terhenti disaat kita bertemu di garis akhir kita masing-masing. Ada pelari yang garis finisnya begitu pendek, dan ada juga yang garis finisnya begitu jauh. Semuanya diberikan sesuai dengan kapasitas kita. Banyak yang menanti, banyak orang disekeliling kita yang selalu memberikan kita dukungan untuk terus berlari dan jangan pernah menyesali apa yang telah kita lalui dibelakang. Hidup ini adalah pilihan. Hidup ini adalah perjuangan. Hidup ini adalah anugrah terindah yang diberikan Sang Khalik kepada umat manusia yang begitu fana.

Begitu indahnya anugrah itu, sampai terkadang manusia begitu tersilaukan dan mencoba mengalihkan pandangannya kepada setiap hal yang bisa dicapainya. Ya. Hidup adalah anugerah yang tiada tara dan tak dapat dibeli oleh siapapun.
Sampai bertemu di garis finis, kawan. Perjuangan kita belum selesai sampai disini. Walau kita akan berjalan terseok-seok, tetap arahkan pandanganmu pada tujuan akhir yang akan menanti. Dalam perlombaan ini, kita akan menghadapi hujan dan badai yang dahsyat. Tapi, ingat. Banyak pendukung kita yang terus memberikan semangat kepada kita tanpa henti, bahkan disaat hanya terlihat segelintir orang atau bahkan disaat tidak ada orang sekalipun yang terlihat didepan mata kita.




Terima kasih Jeni buat motivasinya, semoga saya bisa mensyukuri ini semua dan bisa berusaha untuk memperbaikinya... aamiin :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

I LOVE YOU

Suatu hari sepulang sekolah ketika kami masih duduk di sekolah dasar, Anne, adik perempuanku satu-satunya, berlari-lari menghampiriku. "Kak, aku mau ke perpustakaan kota, tapi aku nggak punya kartu anggotanya." Aku yang tahu betul si kecil Anne-ku tak terlalu suka membaca buku, heran. "Kamu mau pinjam buku apa? Kenapa nggak pinjam buku di perpustakaan sekolah saja?" Anne menggeleng. Tangannya memilin-milin ujung rok dengan gelisah. "Umm, di perpustakaan sekolah bukunya nggak ada sih, Kak." "Buku apa sih? Kakak punya kartunya kok. Ayo Kakak antar," ujarku. Dan kami berdua pun berjalan kaki menuju perpustakaan kota yang tak jauh letaknya dari rumah dan sekolah kami waktu itu. Sesampainya di depan perpustakaan kota, Anne langsung menghambur menuju ke rak-rak berisi buku-buku yang sangat besar. Aku menunggunya sambil membaca majalah. Ia kembali dengan menggotong buku sangat tebal berjudul "Bahasa Isyarat Untuk Pemula". "Ad...

Lari Pagi With Future Leaders

Pagi ini adalah pagi yang penuh keceriaan bagi saya dan  beberapa murid-murid saya dan guru mereka. Selama ini saya melakukan lari pagi sendirian, kalaupun tidak sendirian paling bareng teman, itupun kalo ada yang ngajak  tapi pagi ini saya bersama murid-murid saya meskipun tidak jauh jarak yang di tempuh tapi cukuplah buat membuka semangat baru di pagi ini. Awalnya beberapa anak dan guru mereka sudah berkumpul di depan rumah saya dan mereka mengajak lari pagi bersama, karena saya baru tidur setelah semalam begadang nonton bola saya pun menyuruh mereka untuk berlari duluan. Pada awalnya para guru mengajak murid-murid untuk lari pagi di hari minggu dan mereka menempuh jarak dekat-dekat saja, tiga sampai lima km tergantung jarak rumah mereka. Tetapi hari ini, kami berjanji untuk bangun pagi-pagi sekali dan lari pagi dari Desa Lojikobong sampai  ke Desa Kodasari yang jalannya sekitar 3 km dari rumah saya, bolak-balik berarti sekitar 6km. Saya mul...

I'll Love You For a Thousand years more

"..... I have loved for you a thousand years, I'll love you for a thousand years more...." Pasti kalian tau sebuah penggalan lirik diatas? Yupz, itu lirik dari lagunya Cristina Perri with A Thousand Years. Sebuah soundtrack dari film Breaking Down. Saat ini teman saya memutarkan lagu ini dari laptop yg saya pinjam untum mengetik materi pelajaran untuk saya mengajar hari ini, dan saya langsung suka apalagi mendengar teman saya bercerita tentang isi dari lirik lagu ini. Sepertinya Cristina Perri membawakan lagu ini memiliki makna yang mendalam, apalagi untuk orang-orang yg terwakili hatinya. Terwakili hatinya? Yupz, saya rasa lagu ini sangat tepat mewakili hati saya saat nanti saya bersama murid saya mendengarkan lagu ini disaat perpisahan nanti sambil saya berucap ".... I'll love you for a thousand years more...." Masa tugas saya bersama ke-sembilan teman saya lainnya akan berakhir sekitar 28 hari lagi atau tepatnya sampai tanggal 31 Oktober 2012...