Langsung ke konten utama

SELFTITLED

Ternyata "Dunia Nyata" tidak seperti yang dibayangkan, yang biasanya dipenuh sesaki dan disibukkan dengan hiruk pikuk masing-masing. Padahal dari yang hanya sekedar dibayangkan dengan fakta lapangan nggak berbeda jauh, hanya saja opini lisan yang memberatkan. Meskipun begitu, bukan berarti nilai lisan "NOL", justru muncul dari mereka yang telah bergelut dan bebaur langsung di lapangan, walaupun itu bukan bidangnya..


Dan tingkat optimisme yang ada pun berubah dalam sekejap oleh pembaruan-pembaruan yang semestinya nggak perlu, untuk tingkatan tertentu.

" Iya memang sih harus ada yang disodorkan secara lebih, tapi nggak harus mematok secara berlebihan juga.."

Tetapi itu bukan jadi masalah, karena hidup nyata ya..berada di "Dunia Nyata".


Jadi, jangan terlalu terbawa oleh kalutnya hidup ini, boleh santai tapi serius, dan serius bukan berarti nggak bisa santai..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia

Indonesia itu ga jelek. Tapi emang ga sesempurna yang ceritakan ke kita   di buku pelajaran. Turis yang datang ke Indonesia pasti bilang, Indonesia is rich country but POORLY MANAGE. Saya begitu setuju dengan penggalan kata tersebut. Sebenarnya kita itu tidak mau turun tangan untuk ngeberesin Indonesia. Pemerintah aja yang kita suruh. Karena kita pikir itu kerjaan mereka. Padahal itu tanggung jawab kita juga. Indonesia itu ga sempurna tapi layak diperjuangkan. Kita ga tau rencana kita ke depan apa, tapi yang jelas lu dan gue yang bangun Indonesia pake tangan kita sendiri, kita yang memakmurkan negeri kita yang menjadikan negeri kita mandiri. 

Si Budi Kecil

…Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepal… Lirik lagu milik Iwan Fals ini sering sekali terimajinasi oleh saya, dari suara vokal dan gitar yang dibawakan oleh Iwan Fals, atau pun dari suara teman-teman saya ketika bernyanyi bersama, dengan seadanya. Mulanya saya kira lagu ini berjudul ‘Anak Sekecil Itu’, maklum saja saya tak pernah mendengarnya melalui versi lengkap yang dinyanyikan Iwan Fals. Ternyata lagu ini berjudul ‘Sore Tugu Pancoran’. Tiap kali mendengar lagu ini, ada satu perasaan yang hadir menyelimuti hati saya, yaitu tragis. Kenapa? Karena lagu ini berkisah tentang anak kecil bernama Budi yang harus bekerja sebagai penjual koran sore di kawasan Pancoran, kalau tidak salah ini di kawasan Jakarta Selatan. Ia melakukannya demi tetap dapat bersekolah dan mengenyam pendidikan untuk menggapai cita-cita. Ironis sekali Iwan Fals me...